Jumat, 29 Desember 2017

Nasrudin dan Tiga Orang Bijak

Nasrudin dan Tiga Orang Bijak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang orang desa menonton mereka bicara.

Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, "Di mana sebenarnya pusat bumi ini?"

Nasrudin menjawab, "Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara."

"Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?" tanya orang bijak pertama tadi.

"Kalau tidak percaya," jawab Nasrudin, "Ukur saja sendiri."

Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab.

Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. "Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?"

Nasrudin menjawab, "Bintang bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini."

"Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?"

Nasrudin menjawab, "Nah, kalau tidak percaya, hitung saja rambut yang ada di keledai itu, dan nanti saudara akan tahu kebenarannya."

"Itu sih bicara goblok goblokan," tanya orang bijak kedua, "Bagaimana orang bisa menghitung bulu keledai."

Nasrudin pun menjawab, "Nah, kalau saya goblok, kenapa Anda juga mengajukan pertanyaan itu,
... baca selengkapnya di Nasrudin dan Tiga Orang Bijak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 15 November 2017

Nyanyian Pagi di Victoria

Nyanyian Pagi di Victoria Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dengan setengah berjongkok kuarahkan kamera “olympus” ku ke satu-satunya objek yang sudah lama kuincar selama tiga tahun terakhir. Tak cukup sekali, bahkan berkali-kali kupotret sosok seniman bela diri yang banyak mewarnai perfilman di abad dua puluh itu tak juga membuatku bosan. Meski hanya berupa monumen, aku sudah merasa bertemu langsung dengan sosoknya yang nyata. Legendaris yang lebih populer dengan nama Bruce Lee ini berhasil membuatku tergila-gila pada seni bela diri. Hm… Memandangi gaya kuda-kudanya yang gagah mengantarkan ingatanku pada mama yang akhir-akhir ini semakin over protective. Mamalah yang selalu mengintrogasiku jika aku hendak keluar rumah. Sedang aku tak bisa selalu protes meski nyatanya aku telah menjadi lelaki setengah dewasa. Karena bagiku, mama pantas khawatir setelah menit-menit yang kulalui harus bersahabat dengan berbagai macam obat.

“Kaka, selama sebulan ini Mama memang tidak akan mengawasimu secara langsung. Tapi ingat pesan Mama baik-baik.” Mama mulai mengomel di detik-detik kepergianku ke Hong Kong.
“Iya, Ma…,” Responku santai.
“Kaka, Mama tahu kamu merasa tersiksa dengan sikap Mama yang begini terhadapmu. Tapi sikap bandelmu yang dari dulu itu tetap membuat Mama was-was.”
“Iya, Ma…” sahutku dengan nada yang sama.
“Kaka!”
“Ada apa, Ma?” aku mulai usil.
“Masih nanya nih anak!” Mama mulai
... baca selengkapnya di Nyanyian Pagi di Victoria Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 02 Oktober 2017

Bahan Peredam Suara
Kita membutuhkan bahan peredam suara untuk mengatasi dua masalah, yaitu menginsulasi gangguan suara ataupun menyerap pantulan suara. Bahan peredam suara yang banyak tersedia dan biasa digunakan untuk keperluan tersebut adalah glasswool, rockwool, fiber, busa telur, gabus, foam, dan sebagainya.
Untuk menginsulasi kebocoran suara, bahan peredam suara dipasang di celah udara antara dua partisi. Sedangkan, untuk meredam pantulan suara, bahan peredam suara dipasangkan menghadap sumber suara.
Artikel ini membahas perbandingan spesifikasi teknis tiga bahan peredam suara yang umum digunakan di pasaran seperti glasswool dan rockwool versus peredam suara dengan teknologi terkini, yaitu Acourete Fiber.
1)      Glasswool 

Glasswool adalah bahan peredam suara yang berbahan dasar serat kaca. Ciri-ciri Glasswool seperti selimut tebal berwarna kuning. Glasswool dijual eceran dalam bentuk lembaran dan dalam kuantitas besar dalam bentuk roll. Glasswool memiliki ketebalan 25mm – 50mm dengan densitas permukaan mulai dari 25g/m2 sampai dengan 75g/m2.
Ada dua jenis glasswool yang dijual di Indonesia, yaitu glasswool tanpa brand dan glasswool branded. Di pasaran Indonesia, yang banyak di jual adalah glasswool tanpa brand yang tidak memiliki sertifikasi keamanan api maupun keamanan bagi lingkungan. Glasswool lokal biasanya dipakai di proyek dengan anggaran tidak terlalu tinggi karena harganya yang cukup ekonomis.
Pada saat pengaplikasiannya, glasswool sering kali rontok dan menempel di kulit sehingga menyebabkan kulit gatal atau perih seperti tertusuk jarum. Apabila serbuk kaca tersebut tersedot masuk ke paru-paru, akan melukai serabut paru-paru yang halus. Serabut tersebut tidak bisa dikeluarkan dengan cara apa pun juga.

Glasswool berfungsi meredam suara dan dapat menginsulasi panas. Glasswool juga bersifat menyerap uap air. Dalam keadaan lembab, kemampuan meredam suara glasswool menjadi berubah. Glasswool yang lembab akan berjamur dan beratnya menjadi 5 – 7x berat aslinya. Kelembaban glasswool juga berdampak pada umur yang mana glasswool akan mudah menjadi lapuk dan hancur seperti pasir.

Glasswool
Kelebihan glass wool:
·         Daya kondusi rendah.
·         Dapat digunakan pada temperatur tinggi
·         Tidak mudah terbakar dan aman
·         Tidak mudah berjamur
·         Daya fleksibiitas tinggi
·         Bebas biaya perawatan
Aplikasi produk glass wool:
·         Isolasi ducting ac
·         Ruang studio musik
·         Atap rumah atau apartemen
·         Ruang mesin genset
·         Industri oven dll

2)      Rockwool



Rockwool adalah bahan peredam suara yang terbuat dari bahan dasar bebatuan. Ciri-ciri rockwool seperti selimut tebal berwarna abu-abu atau kuning. Rockwool dijual eceran dalam bentuk lembaran dalam kuantitas besar dalam bentuk roll atau lembaran berkemasan plastik. Rockwool memiliki ketebalan mulai dari 25mm – 100mm dengan densitas permukaan mulai dari 30g/m2 sampai dengan 100g/m2.

Rockwool adalah produk serat mineral ringan yang dirancang untuk meredam suara dan isolasi terhadap panas.
Terdapat dua jenis rockwool di pasaran Indonesia, yaitu rockwool tanpa brand dan rockwool impor branded. Perbedaan harga antara rockwool branded dan tidak branded cukup jauh. Rockwool tidak branded memiliki kualitas yang kurang baik untuk dipakai pada proyek yang mensyaratkan keamanan dan kesehatan. Bahan peredam suara ini biasanya dipakai di proyek dengan anggaran tidak terlalu tinggi karena harganya yang tidak terlalu mahal. 
Kelebihan bahan rock wool:
·         Daya kondusi rendah
·         Dapat digunakan sebagai bahan peredam suara dan panas
·         Tidak mudah terbakar dan aman
·         Tidak terlalu gatal alam pemasangan
·         Daya fleksibilitas tinggi
·         Harga relatif murah
Aplikasi rockwool :
·         Peredam suara ruangan
·         Peredam panas mesin genset
·         Peredam dinding ,plafon dll
·         Untuk industri dan rumah 
3)      Acourete Fiber



Acourete Fiber adalah bahan peredam suara berbahan dasar serat sintetis (polypropylene). Ciri-ciri Acourete Fiber itu berwarna putih dengan lebar 1.5m dan tebal mulai dari 4mm sampai dengan 10mm. Acourete Fiber adalah bahan peredam suara dengan beragam densitas permukaan mulai dari 300, 600, 800, sampai dengan 1000g/m2. Dengan densitas permukaan yang mencapai 1000g/m2, Acourete Fiber memiliki kekuatan serap suara yang kurang lebih sama dibandingkan bahan peredam lain yang tebalnya 100mm.
Pada saat diaplikasikan, Acourete Fiber tidak rontok sehingga kebersihan ruangan dapat terjaga. Selain itu, karena bahan dasar Acourete Fiber adalah serat sintetis, maka bahan ini tidak menyimpan uap air. Karena tidak menyimpan uap air, Acourete Fiber tidak berjamur dan tidak berubah karakteristik penyerapan suara sehingga umurnya mampu bertahan jauh lebih panjang.

Acourete Fiber telah diuji di laboratorium internasional dan telah mendapatkan sertifikat bebas alergi, bebas bahan beracun, tidak gatal, aman terhadap risiko kebakaran, dan tidak menyerap uap air, serta memiliki ketahanan selama bertahun-tahun. Bahan peredam suara ini biasanya dipakai di proyek yang mengutamakan kualitas dan kesehatan.

4)      Green wool

peredam Suara Green Wool merupakan peredam suara pengganti Rockwool, green wool biasanya digunankan bersama dengan material penghalang suara untuk mendapatkan nilai STC yang lebih baik. Peredam Suara Green wool sangat cocok di aplikasikan untuk melengkapi sistem peredam suara. Peredam Suara Green wool ini merupakan material yang ramah lingkungan dan tidak menyebabkan iritasi ataupun gatal, Green wool terbuat dari serat fiber polyester karena berbahan dasar fiber
dan sangat familiar dipake dalam pembuatan sofa, kasur, bantal dll. Green wool sangat mudah di aplikasikan, Green wool memiliki durability yang baik dibandingkan rockwool
Peredam Suara Green wool Merupakan produk revolusioner pengganti material pendahulunya seperti rockwool/glaswool.
Benefit/Keunggulan dari Peredam Suara Green wool:
  1. Memiliki kemampuan menyerap suara lebih aktif dibandingkan Rockwool/Glaswool
  2. Memiliki sifat menolak air dan kelembapan yang dapat menyebabkan jamur / kerusakan
  3. dalam proses pengerjaan green wool tidak menyebabkan kotor, aman, dan lebih bersih.
  4. Memiliki durability yang baik
  5. Sangat baik dan dapat berfungsi dengan baik hingga waktu yang sangat lama.
  6. Murah untuk jangka waktu yang sangat panjang.
  Spesifikasi:
  • Dimensi : 120 x 60 cm
  • Warana : Hijau
  • Ketebalan : 5 cm
  • Harga : Rp. 85.000 / pc
 Aplikasi:
Peredam Suara Greenwool diaplikasikan untuk sistem peredam suara Studio Musik, Home Theater, Auditorium, gereja, Ruangan Audio. Recording Studio dan Mixing Studio Radio Broadcast Studio to TV Broadcast Studio High End Audio Room Home Theater to Big Cinema.
Peredam Kebisingan Pabrik, mesin, genset,dll
5)      bahan peredam suara busa semprot






Saat ini banyak digunakan bahan peredam suara yang disemprotkan ke dinding, plafon dan celah celah ruangan sempit untuk menutup pori-pori ruangan sehingga tidak ada tidak ada celah udara keluar masuk.

Dalam prakteknya peredam busa semprot banyak digunakan dalam industri baik pabrik, kantor, gedung, rumah dan sebagainya. Namun busa semprot umumnya harus ditambah dengan bahan peredam suara lainnya jika ingin mendapatkan ruangan kedap suara maksimal. Jadi bahan peredam suara semprot tidak dapat berdiri sendiri jika mau mendapatkan ruangan kedap suara yang bagus nan indah secara interior ruangan.

6)      Busa telur






Kita mengenal bahan lain sebagai peredam suara yaitu busa telur namun buan tempat telur yang dimaksud melainkan busa telur yang digunakan sebagai peredam suara bentuknya memang mirip seperti busa telur. Busa telur umumnya dipasang sebaai bahan peredam setelah pemasangan bahan peredam lainnya busa telur bukanlah satu satunya bahan peredam yang dipasang terpiah karena membutuhkan lapisan lainnya sebagai pelapis utama.
Busa telur sangat bagus dalam pembuatan studio musik karena juga dapat memperindh interior rungan.
 Memilih Bahan Peredam Suara
Bahan peredam suara mana yang paling bagus? Memilih bahan peredam suara sebenarnya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
Bahan peredam suara glasswool dan rockwool yang tidak branded termasuk bahan peredam suara yang ekonomis dengan kekurangan tidak aman bagi kesehatan dan lingkungan karena mudah rontok, membuat alergi, gatal, iritasi, gangguan pernapasan, dan lain-lain. Selain itu, performa peredaman suara tidak stabil karena terpengaruh dengan kandungan uap air dan umur relatif pendek. Terkadang tidak sampai dua tahun bahan tersebut rontok menjadi pasir.
Acourete Fiber termasuk bahan peredam suara yang secara harga lebih mahal dibandingkan bahan peredam suara glasswool dan rockwool, tetapi memiliki kelebihan seperti aman bagi kesehatan, bebas gatal, bebas alergi, aman bagi kebakaran. Mampu menyerap suara lebih banyak, performa stabil lebih dari sepuluh tahun.
Peredam suara yang baik adalah peredam suara yang cocok dengan kebutuhan kita. Pilihlah bahan peredam suara yang sesuai dengan kebutuhan kita. Memenuhi kebutuhan spesifikasi teknis akustik yang disyaratkan, memenuhi faktor keamanan, kesehatan, kemudahan, kebersihan, dan berumur panjang. Lalu, yang terakhir adalah memenuhi batasan anggaran yang kita miliki.